:) :( ;) :D ;;-) :-/ :x :P :-* =(( :-O X( :7 B-) :-S #:-S 7:) :(( :)) :| /:) =)) O:-) :-B =; :-c :)] ~X( :-h :-t 8-7 I-) 8-| L-) :-a :-$ [-( :O) 8-} 2:-P (:| =P~ :-? #-o =D7 :-SS @-) :^o :-w 7:P 2):) X_X :!! \m/ :-q :-bd ^#(^ :ar!

Senin, 15 Desember 2014


Pengertian dan Ruang Lingkup Sosiologi

A.      Pengertian Sosiologi
1.      David B. Brinkerhoft dan Lynn K. White
Brinkerhoft dan White  (1989: 4) berpendapat bahwa sosiologi adalah studi sistematik tentang interaksi sosial manusia. Penekanannya pada hubungan dan pola interaksi, yaitu bagaimana pola-pola ini tumbuh kembang, bagaimana mereka dipertahankan, dan juga mereka berubah.
2.      Roucek dan Warren
Mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

B.       Ruang lingkup dan tujuan Sosiologi
Ruang lingkup  sosiologi menurut Vine yang dikutip oleh susanto (1999), memperlihatkan bahwa aspek- aspek yang di teliti oleh sosiologi adalah:
1.    Hubungan manusia sebagai satuan sosial,
2.    Proses sosial dan ketentuan sosial pembentukan masyarakat,
3.    Struktur sosial masyarakat,
4.    Unsur – unsur pengawasan sosial yang menjamin kelangsungan hidup kelompok sosial masyarakat,
5.    Faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat,
6.    Dasar penelitian dan metodologi sosiologi.
Tujuan sosiologi, sosiologi sebagai kajian keilmuan bertujuan:
1.    Meningkatkan kehidupan yang serasi di masyarakat,
2.    Meningkatkan pengertian terhadap lingkungan sosial manusia dalam kehidupan bermasyarakat,
3.    Meningkatkan kerjasama antar manusia,
4.    Perencanaan dan peningkatan pembanguna masyarakat,
5.    Perencanan pembaharuan sosial,
6.    Peningkatan perencanaan pendidikan,
7.    Peningkatan pengendaian sosial.

C.      Konsep Dasar Sosiologi
Konsep-konsep dasar sosiologi, antara lain:
1.    Interaksi sosial: Manusia sebagai makhluk sosial selalu melakukan interaksi dengan makhluk sosial lainnya.
2.    Sosialisasi: Proses penanaman nilai dan pembelajaran norma sosial dalam rangka pengembangan kepribadian  individu yang bersangkutan.
3.    Kelompok sosial: Kumpulan manusia lebih dari dua, diikat  oleh nilai dan norma yang sama, serta memiliki rasa persatuan.
4.    Perlapisan sosial: Contohnya di dalam kelompok sosial terdapat orang-orang berpendidikan rendah, menengah, dantinggi.
5.    Proses sosial: Masyarakat, cepat atau lambat akan beranjak dari tingkat terbelakang ketingkat berkembang.
6.    Perubahan sosial: perubahan sosial ini mengarah kepada kemajuan dan masyarakat tersebut mengalami proses modernisasi.
7.    Mobilisasi sosial: mobilitas sosial disini dapat di bedakan menjadi dua,yaitu yang pertama mobilitas vertikald an yang kedua mobilitas horisontal.
8.    Modernisasi: proses dan perubahan sosial yang terjadi di masyarakatt ersebut menyebabkan terjadinya kemajuan yang positif.
9.    Patologi sosial: dalam kehidupan sosial terdapat hal-hal yang dianggap sebagai penyakit masyarakat seperti kejahatan, pengangguran, pelacuran, gelandangan dan masih banyak lagi.

D.    Implementasi Sosiologi Dalam Masyarakat
Sosiologi dalam implementasinya di kehidupan masyarakat sangat beragam mulai dari berorganisasi, berbudaya, berbangsa. Sebagai contoh orang tua mendidik anak-anaknya agar menyesuaikan diri terhadap kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku.

E.     Kesimpulan
Sosiologi merupakan ilmu IPS yang juga mempelajari atau mengamati tentang suatu gelaja tingkah laku setiap manusia bekenaan dengan struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial. Tingkah laku manusia menimbulkan Interaksi atau hubungan timbal balik dan menghasilkan berbagai konsep sosial, perubahan sosial, proses sosial, konflik sosial, pranata sosial, status sosial, struktur sosial, masyarakat kota, masyarakat desa, peranan sosial, dan sebagainya








Tidak ada komentar:

Posting Komentar