Pengertian dan Ruang
Lingkup Sosiologi
A. Pengertian Sosiologi
1. David B.
Brinkerhoft dan Lynn K. White
Brinkerhoft dan White
(1989: 4) berpendapat bahwa sosiologi adalah studi sistematik tentang
interaksi sosial manusia. Penekanannya pada hubungan dan pola interaksi, yaitu
bagaimana pola-pola ini tumbuh kembang, bagaimana mereka dipertahankan, dan
juga mereka berubah.
2. Roucek dan Warren
Mengemukakan bahwa sosiologi
adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.
B. Ruang lingkup dan tujuan
Sosiologi
Ruang lingkup sosiologi menurut Vine yang dikutip oleh susanto
(1999), memperlihatkan bahwa aspek- aspek yang di teliti oleh sosiologi adalah:
1. Hubungan manusia
sebagai satuan sosial,
2. Proses sosial
dan ketentuan sosial pembentukan masyarakat,
3. Struktur sosial
masyarakat,
4. Unsur – unsur
pengawasan sosial yang menjamin kelangsungan hidup kelompok sosial masyarakat,
5. Faktor – faktor
yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial di masyarakat,
6. Dasar penelitian
dan metodologi sosiologi.
Tujuan sosiologi, sosiologi sebagai kajian keilmuan
bertujuan:
1. Meningkatkan
kehidupan yang serasi di masyarakat,
2. Meningkatkan
pengertian terhadap lingkungan sosial manusia dalam kehidupan bermasyarakat,
3. Meningkatkan
kerjasama antar manusia,
4. Perencanaan dan
peningkatan pembanguna masyarakat,
5. Perencanan
pembaharuan sosial,
6. Peningkatan
perencanaan pendidikan,
7. Peningkatan
pengendaian sosial.
C. Konsep Dasar Sosiologi
Konsep-konsep dasar
sosiologi, antara lain:
1. Interaksi sosial: Manusia sebagai makhluk sosial
selalu melakukan interaksi dengan makhluk sosial lainnya.
2.
Sosialisasi: Proses penanaman nilai dan pembelajaran
norma sosial dalam rangka pengembangan kepribadian individu yang bersangkutan.
3.
Kelompok sosial: Kumpulan manusia lebih dari dua,
diikat oleh nilai dan norma yang sama,
serta memiliki rasa persatuan.
4.
Perlapisan sosial: Contohnya di dalam kelompok sosial terdapat
orang-orang berpendidikan rendah, menengah, dantinggi.
5. Proses sosial: Masyarakat, cepat atau lambat akan beranjak dari tingkat
terbelakang ketingkat berkembang.
6.
Perubahan sosial: perubahan sosial ini mengarah kepada kemajuan dan masyarakat
tersebut mengalami proses modernisasi.
7.
Mobilisasi sosial: mobilitas sosial disini dapat di
bedakan menjadi dua,yaitu yang pertama mobilitas vertikald an yang kedua mobilitas
horisontal.
8.
Modernisasi: proses dan perubahan sosial yang terjadi di
masyarakatt ersebut menyebabkan terjadinya kemajuan yang positif.
9. Patologi sosial: dalam
kehidupan sosial terdapat hal-hal yang dianggap
sebagai penyakit masyarakat seperti kejahatan,
pengangguran, pelacuran, gelandangan dan masih banyak lagi.
D.
Implementasi Sosiologi Dalam Masyarakat
Sosiologi
dalam implementasinya di kehidupan masyarakat sangat beragam mulai dari
berorganisasi, berbudaya, berbangsa. Sebagai contoh orang tua mendidik
anak-anaknya agar menyesuaikan diri terhadap kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang
berlaku.
E.
Kesimpulan
Sosiologi
merupakan ilmu IPS yang juga
mempelajari atau mengamati tentang suatu gelaja tingkah laku setiap manusia bekenaan dengan struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk
perubahan-perubahan sosial. Tingkah laku manusia menimbulkan Interaksi atau hubungan timbal balik dan
menghasilkan berbagai konsep sosial, perubahan sosial,
proses sosial, konflik sosial, pranata sosial, status sosial, struktur sosial,
masyarakat kota, masyarakat desa, peranan sosial, dan sebagainya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar